Unforgotten Memories

Layaknya anak-anak, dunia bermain bagi saya adalah dunia dimana setiap anak harus mendapatkannya sebagai bagian dari hak-hak anak dalam menjalani kehidupannya. Tanpa bermain kehidupan anak-anak laksana seperti di penjara, dirumah saja, menonton TV tanpa bersosialisasi tentunya sangat menjemukan dan akhirnya mengekang daya kreatifitas anak tersebut. Tanpa bermain mungkin saya tidak akan menjadi seperti ini, saya akan menjadi seorang yang miskin akan kebahagiaan, pengalaman dan cerita untuk anak saya kelak…

Setiap orang pasti memiliki cerita berupa kejadian-kejadian yang pasti sulit untuk dilupakan entah itu masa-masa kecilnya ataupun masa-masa kedewasaannya. Saya mempunyai sebuah cerita yang mana cerita tersebut tidak akan pernah saya lupakan sampai kapanpun. Begini ceritanya :…

Suatu ketika Ibu saya tercinta membawa saya menghadiri acara arisan yang diadakan rutin 1 bulan sekali. Di acara tersebut banyak sekali anak-anak yang sebaya dengan saya, waktu itu umur saya 6 tahun. Melihat banyak anak-anak yang berkumpul pada waktu itu otomatis saya pun tertarik untuk ikut berkumpul dengan mereka, yaaah walaupun agak sedikit malu-malu tapi akhirnya saya bisa ikut bermain juga bersama mereka…Waktu itu kami semua sepakat untuk bermain petak umpet dan tibalah saatnya saya untuk bersembunyi mencari tempat. Kejadian tak terlupakan itu terjadi, ketika saya berjalan mencari tempat bersembunyi di suatu pekarangan rumah, kaki saya menginjak semacam kayu triplek dan tiba-tiba dari kayu triplek tersebut terdengar bunyi patahan, saya merasa heran dan tiba-tiba selang beberapa detik saya triplek itu patah dan saya jatuh terjerembab ke dalamnya, yang ternyata itu adalah sebuah sumur, disitu saya berteriak meminta tolong, dengan mengerak-gerakkan tangan dan kaki, saya terus berusaha agar tetap dipermukaan, lama sekali tetapi belum ada satupun orang yang menanggapi teriakan saya…Anehnya ketika saya mengerak-gerakkan kaki serasa ada seperti pijakan yang mendorong saya untuk tetap diatas padahal kalau dipikir-pikir tidak mungkin ada pijakan di dalam sumur yang rata-rata kedalamannya 12-15 meter satu lagi hal aneh ketinggian air pada sumur tersebut hampir mencapai permukaannya tetapi tangan saya tidak cukup panjang untuk mencapai permukaan sumur tersebut…Waktu itu yang ada dipikiran saya hanyalah berteriak dan berteriak terus agar orang lain mendengar teriakan saya. Cukup lama sekali saya terendam di sumur tersebut kira-kira 5-8 menit. Rupanya Allah SWT yang Maha Besar masih memberikan kesempatan untuk hidup kepada saya. Alhamdulillah atas pertolongan-Nyalah akhirnya selang beberapa menit kemudian ada seorang bapak-bapak yang menarik saya keatas dengan kedua tangannya dan kemudian merangkul saya, untungnya saya tidak pingsan dan saya melihat disitu sudah banyak orang mengerumuni saya, ada yang memarahi ada yang ketawa-ketawa pokonya lumayan ramai…setelah itu saya hanya bisa menangis sejadi-jadinya, tentunya saya juga kena marah oleh Ibu karena kenakalan tersebut, yang pergi bermain tanpa memberitahu terlebih dahulu…

Mengingat pengalaman tersebut saya hanya bisa tertawa sekaligus bahagia…saya hanya bisa mengucapkan Syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT karena saya masih diberikan kesempatan untuk hidup, dan saya berharap Allah SWT memberikan balasan kepada bapak-bapak yang telah menolong saya yang ternyata setelah ditanya kepada Ibu saya, beliau masih mempunyai hubungan keluarga dengan keluarga saya….ALLAHU AKBAR!!!!…..

Demikan sedikit dari kisah pengalaman yang tak terlupakan yang pernah saya alami… sekian terima kasih…

Iklan

1 Komentar

  1. Fitri said,

    Maret 11, 2010 pada 4:48 pm

    …..meMEORIESSSSS BANGET…….AnEHHH


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: