<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Wil_Danon7's Weblog &#187; iman</title>
	<atom:link href="http://danon7.wordpress.com/tag/iman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://danon7.wordpress.com</link>
	<description>"Ikhlasuniyah, Tawadhu dan Sabar"</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Aug 2008 09:46:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='danon7.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/5186dc388c8b350a4e5953baec9b5639?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Wil_Danon7's Weblog &#187; iman</title>
		<link>http://danon7.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://danon7.wordpress.com/osd.xml" title="Wil_Danon7&#8217;s Weblog" />
		<item>
		<title>Penyebab Lemahnya Iman: &#8220;Banyak Tertawa&#8230;&#8221;</title>
		<link>http://danon7.wordpress.com/2008/08/15/penyebab-lemahnya-iman-banyak-tertawa/</link>
		<comments>http://danon7.wordpress.com/2008/08/15/penyebab-lemahnya-iman-banyak-tertawa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 09:25:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dan_wil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[ahlak]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab lemahnya iman]]></category>
		<category><![CDATA[tertawa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://danon7.wordpress.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Rasulullah SAW telah menerangkan kepada kita tentang bahaya banyak tertawa, yaitu dapat melenyapkan fungsi hati, dimana bisa berubah dari hidup menjadi mati.
 Rasulullah SAW bersabda:
“Janganlah engkau memperbanyak tawa, karena sesungguhnya banyak tertawa akan mematikan hati”
 yang dimaksud dengan mematikan hati adalah menjadikan hati lalai untuk mengingat Allah SWT dan lalai kepada kehidupan akhirat; apabila hati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danon7.wordpress.com&blog=4139147&post=76&subd=danon7&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://danon7.files.wordpress.com/2008/08/tawa.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-79" src="http://danon7.files.wordpress.com/2008/08/tawa.jpg?w=300&#038;h=274" alt="" width="300" height="274" /></a><span style="font-size:10pt;">Rasulullah SAW telah menerangkan kepada kita tentang bahaya banyak tertawa, yaitu dapat melenyapkan fungsi hati, dimana bisa berubah dari hidup menjadi mati.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"> Rasulullah SAW bersabda:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:10pt;">“Janganlah engkau memperbanyak tawa, karena sesungguhnya banyak tertawa akan mematikan hati”</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:10pt;"> </span></em><span style="font-size:10pt;">yang dimaksud dengan mematikan hati adalah menjadikan hati lalai untuk mengingat Allah SWT dan lalai kepada kehidupan akhirat; apabila hati manusia lalai dalam mengingat Allah SWT, maka sesungguhnya kematian lebih dekat kepadanya daripada kehidupan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-76"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"> Dibolehkan bagi seorang mukmin untuk tertawa dan bersenda gurau dengan sahabat-sahabatnya, sebab Rasulullah SAW pun bersenda gurau dengan sahabat-sahabat beliau, sebagai mana disebutkan dari Anas bin Malik bahwa Nabi SAW bersabda:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:10pt;">“Wahai yang memiliki dua telinga.”</span></em><span style="font-size:10pt;"> Ini adalah canda Rasulullah SAW kepada Anas ra.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"> Dan dari Anas ra bahwa Rasulullah SAW menyuruh kepada seorang pria untuk menunggangi anak unta, maka orang itu berkata: <em>“Apa yang akan saya perbuat terhadap anak unta betina ini?</em> </span><span style="font-size:10pt;" lang="FI">Lalu Rasulullah SAW bersabda: <em>“Bukankah unta betina itu akan melahirkan unta jantan”.</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"> Bagi orang-orang yang memperhatikan kehidupan Rasulullah SAW maka ia akan mengetahui apa yang ia cari bahwa Rasulullah SAW adalah pribadi yang suka senda gurau dan tawa. Akan tetapi beliau bukanlah pribadi yang banyak tertawanya sebagaimana yang diriwayatkan dari Jabir bin Samrah ra, ia berkata: <em>“Bahwa pada kedua betis Rasulullah SAW terdapat kehalusan dan bahwa beliau tidak tertawa kecuali tersenyum”.</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:10pt;"> </span></em><span style="font-size:10pt;">Rasulullah SAW dalam senda guraunya tidak berkata-kata kecuali kebenaran, sebab seorang mukmin perlu menghibur diri untuk mengusir kejenuhan dan untuk memperbaharui semangat, para sahabat Rasulullah SAW sering berkumpul hingga mereka saling tertawa dan senda gurau antara satu dengan yang lainnya. Sedangkan bersenda gurau yang berlebihan, melebihi batas yang diperlukan maka ini merupakan kesungguhan, dan hal ini memberi pengaruh besar terhadap perilakunya hingga kehidupannya berubah menjadi cemoohan terhadap dirinya sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"> Orang yang konsisten hendaknya bersikap serius dalam menghadapi perkara-perkara hidupnya, tahu waktu untuk bersenda gurau dan setiap sesuatu ia laksanakan sesuai dengan kebutuhan agar tidak berlebih-lebihan dan juga tidak melalaikan. Apabila seorang yang konsisten berbiasa untuk tertawa dan bersenda gurau maka hatinya pasti menjadi keras, sebagai akibatanya adalah bila dinasihati maka tidak akan berguna baginya nasihat itu di dalam kehidupannya, apabila diingatkan maka ita tidak pernah sadar karena hatinya terlanjur dipenuhi canda, gurau dan tawa, hingga menjadikannya lemah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"> Bahkan sebagian ada yang berlebihan dalam hal ini hingga senda gurau itu menjurus pada perbuatan dosa-dosa besar, menghina saudara-saudara muslim dan memperolok-olok mereka hanya untuk mendapatkan tawa dari teman-temannya lalu senda gurau itu berkembang pada perbuatan dusta untuk mendapatkan tawa dari khalayak. Rasulullah SAW bersabda: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:10pt;">“Celakalah bagi orang yang berbicara lalu berdusta agar orang lain tertawa, celakalah baginya dan celakalah baginya”.(HR Abu Daud, At-Tirmidzi dan Al-Hakim)</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:10pt;"> </span></em><span style="font-size:10pt;">Imam Al-Manawi dalam <em>kitab Faidh Al-Qadhir</em> berkata:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">“Kalimat: <em>“Celakalah baginya”</em>, <em>Rasulullah SAW ulang-ulang hingga tiga kali, sebagai pernyataan besarnya azab orang itu, karena perbuatan semacam itu merupakan sumber dari perbuatan hina dan merupakan sumber dari segala perbuatan memalukan, maka jika perbuatan dusta itu dipadukan dengan perbuatan untuk memancing tawa manusia yang dapat mematikan hati dan menyebabkan manusia lupa akan dirinya serta dapat menyebabkan sikap kasar maka perbuatan itu adalah keburukan yang paling buruk”</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:10pt;"> </span></em><span style="font-size:10pt;">Maka sederhana bercanda adalah<span> </span>suatu perkara yang sangat penting khususnya dalam kehidupan manusia yang konsisten karena ia membutuhkan sikap serius dan karena jalan yang ia tempuh menuntut seperti itu<em>….(31 sebab lemahnya iman, Husain Muhammad Syamir, penerbit DARUL HAQ)</em></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/danon7.wordpress.com/76/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/danon7.wordpress.com/76/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/danon7.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/danon7.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/danon7.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/danon7.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/danon7.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/danon7.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/danon7.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/danon7.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/danon7.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/danon7.wordpress.com/76/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danon7.wordpress.com&blog=4139147&post=76&subd=danon7&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danon7.wordpress.com/2008/08/15/penyebab-lemahnya-iman-banyak-tertawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e11e68fa6967016cd57741381f39d084?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dan_wil</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://danon7.files.wordpress.com/2008/08/tawa.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Penyebab Lemahnya Iman:&#8221;Kurang Ikhlas&#8230;&#8221;</title>
		<link>http://danon7.wordpress.com/2008/08/03/penyebab-lemahnya-imankurang-ikhlas/</link>
		<comments>http://danon7.wordpress.com/2008/08/03/penyebab-lemahnya-imankurang-ikhlas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Aug 2008 06:05:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dan_wil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[ikhlas]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[lemah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://danon7.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[ 
Allah SWT berfirman :
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus.”(Al-Bayyinah:5).
“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.”(Al-Hajj:37)
Diriwayatkan bahwa Umar bin Khatthab Ra berkata : “Sesungguhnya pekerjaan-pekerjaan itu tergantung pada niat-niatnya, dan sesungguhnya setiap orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danon7.wordpress.com&blog=4139147&post=58&subd=danon7&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://danon7.files.wordpress.com/2008/08/ikhlas.jpg"> </a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://danon7.files.wordpress.com/2008/08/ikhlas1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-70" src="http://danon7.files.wordpress.com/2008/08/ikhlas1.jpg?w=223&#038;h=300" alt="" width="223" height="300" /></a><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Allah SWT berfirman :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus.”(Al-Bayyinah:5).</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.”(Al-Hajj:37)</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Diriwayatkan bahwa Umar bin Khatthab Ra berkata : <em>“Sesungguhnya pekerjaan-pekerjaan itu tergantung pada niat-niatnya, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan (ganjaran perbuatannya) sesuai dengan apa yang dia niatkan.”</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Imam An-Nawawi berkata : <em>“Ini adalah hadists shahih yang telah disepakati keshahihannya dan disepakati sebagai satu di antara hadists-hadists yang kedudukan dan keutamaannya sangat besar serta merupakan salah satu diantara hadits-hadists yang menjadi dasar-dasar Islam.”</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-58"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Suatu perbuatan jika telah dinodai dengan berbagai macam noda berupa riya<span> </span>atau mencari kemasyhuran maka sesunggunya sikap itu akan menjadikan seseorang lemah dalam melaksanakan pekerjaan itu, bahkan pekerjaan itu akan menjadi sia-sia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Dari Abu Hurairah Ra. Ia berkata : Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">“Allah SWT berfirman : “Aku paling sangat tidak membutuhkan kesyirikan, maka barang siapa yang melakukan suatu perbuatan yang dalam perbuatan itu ia mempersekutukanKu dengan selain Aku, maka AKu akan meninggalkannya dan perbuatan syiriknya.”</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Terkadang seseorang telah bersikap konsisten hingga ia termasuk dalam golongan oran gyang konsisten. Akan tetapi tujuannya bukan untuk konsistensi itu sendiri dan tidak pula bertujuan untuk mendapat ridha Allah SWT, melainkan ia memiliki maksud-maksud lain yang dengan cepat akan menghancurkan sikap konsistennya itu, karena ia tidak menharapkan Allah dan kehidupan Akhirat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Berkata Abu Al-Qaim Al-Qusyairi : <em>“Ikhlas itu adalah memusatkan niata dalam melaksanakan ketaatan hanya kepada Allah SWT semata. Yaitu melakukan ketaatan hanya bermaksud untuk taqarrub kepada Allah SWT, tiada maksud lain, seperti : untuk mendapat perhatian, pujian manusia atau tujuan-tujuan lain yang bukan untuk mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah SWT.”</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Maka oleh karena itu barangsiapa yang mendambakan keselamatan di dunia dan akhira maka hendaknya ia bersikap ikhlas dan terus menerus mengawasi niatnya, karena hanya dengan sikap itulah suatu pekerjaan memiliki nilai ibadah, pekerjaan sedikit (kecil) yang disertai keikhlasan itu lebih baik daripada pekerjaan banyak yang hampa dari keikhlasan<em>…(31 Sebab Lemahnya Iman, Penerbit : Darul Haq : Husain Muhammad Syamir)</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;"></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/danon7.wordpress.com/58/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/danon7.wordpress.com/58/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/danon7.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/danon7.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/danon7.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/danon7.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/danon7.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/danon7.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/danon7.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/danon7.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/danon7.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/danon7.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danon7.wordpress.com&blog=4139147&post=58&subd=danon7&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danon7.wordpress.com/2008/08/03/penyebab-lemahnya-imankurang-ikhlas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e11e68fa6967016cd57741381f39d084?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dan_wil</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://danon7.files.wordpress.com/2008/08/ikhlas1.jpg?w=223" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Penyebab Lemahnya Iman:&#8221;Kecendrungan Terhadap Apa Yang Telah Berlalu&#8230;&#8221;</title>
		<link>http://danon7.wordpress.com/2008/08/03/penyebab-lemahnya-imankecendrungan-terhadap-apa-yang-telah-berlalu/</link>
		<comments>http://danon7.wordpress.com/2008/08/03/penyebab-lemahnya-imankecendrungan-terhadap-apa-yang-telah-berlalu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Aug 2008 05:55:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dan_wil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[lemah]]></category>
		<category><![CDATA[masa lalu]]></category>
		<category><![CDATA[tobat]]></category>
		<category><![CDATA[waktu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://danon7.wordpress.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Ketika seseorang hendak bersikap konsisten tiba-tiba ia merasakan suatu perpindahan dalam hidupnya dimana pada masa lalu ia hidup dengan penuh maksiat kepada Rabbnya, dipermainkan setan dan penuh keguncangan dalam hidupnya, kemudian ia berpindah menuju kestabilan rohani dan ketentraman. Disini ia mnemukan perbedaan yang amat jauh antara kehidupan masa lalu dengan kehidupnnya sekarang.
Akan tetapi pada masa-masa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danon7.wordpress.com&blog=4139147&post=55&subd=danon7&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://danon7.files.wordpress.com/2008/08/waktu2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-73" src="http://danon7.files.wordpress.com/2008/08/waktu2.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /></a><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Ketika seseorang hendak bersikap konsisten tiba-tiba ia merasakan suatu perpindahan dalam hidupnya dimana pada masa lalu ia hidup dengan penuh maksiat kepada Rabbnya, dipermainkan setan dan penuh keguncangan dalam hidupnya, kemudian ia berpindah menuju kestabilan rohani dan ketentraman. Disini ia mnemukan perbedaan yang amat jauh antara kehidupan masa lalu dengan kehidupnnya sekarang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Akan tetapi pada masa-masa tertentu dia teringat pada masa laluny, sahabat-sahabat masa lalu dan berbagai prilakunya bersama mereka, kemudian ia melepaskan tali kekang fikirannya untuk menelusuri masa lalu pada ingatannya, sikapnya yang semacam ini secara tidak langsung telah memberi peluang kepada setan untuk melancarkan serangan tipu daya serta bermain dengannya, hingga ia berfikir untuk kembali pada masa lalunya dan kemudian kembali pada teman-temannya lamanya. Teman-teman masal lalu itupun menggerogoti benih-benih keimanan yang baru bersemi dan kebersihan jiwanya dari dalam hatnya, sebagaimana dikatakan bahwa teman itu adalah penggerogot (perampas)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-55"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Maka pada saat itu ia sedang hidup antara dua arus yang saling tarik-menarik, arus ketaatan dan arus kemaksiatan, sedang ia sendri hidup di dalam kondisi pertempuran psikologis antara kebenaran dan kebatilan oleh karena itu dalam suatu kisah tentang seseorang yang telah membunuh seratus jiwa manusa, berkata seorang alim kepadanya <em>: “Pergilah engkau ke negeri anu karena sesungguhnya di negeri itu terdapat orang-orang yang menyembah Allah SWT maka hendaknya engkau menyembah Allah SWT bersama mereka, dan jangan engkau kembali ke negerimu karena sesungguhnya negerimu itu adalah negeri yang buruk”</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Berkata para ulama <em>:”Sepatutnya orang yang telah bertaubat untuk memisahkan dirinya dari keadaan-keadaan yang biasa ia lakukan di masa masiat serta berpaling secara menyeluruh dari semua itu dan menyibukkan diri pada hal-hal lain (yang mendukung sikap konsistensinya)”</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Ini adalah point penting yang harus diperhatikan, sebab setan selalu berusaha untuk melakukan tipu dayanya terhadap mereka yang telah bertaubat agar kembali kepada sahabat-sahabat lamanya dengan alas an mengajak mereka<span> </span>untuk kembali kepada Allah SWT, sementara ia belum memiliki keteguhan dalam menerima petunjuk, ini adalah suatu kesalahan dalam langkah srtategi pengaturan waktu saja. Yang wajib ia lakukan adalah memperkuat diri dan selalu waspada dengan cara memperkaya diri dengan ilmu-ilmu agama sebagai perisai diri untuk menangkal syubhat dan syahwat yang akan di hadapi dalam perjalanan dakwahnya, jika karakteristik-karakteristik da’I telah sempurna maka saat itu ia boleh bertemu dengan sahabat-sahabat lamanya untuk mengajak mereka kepada Allah SWT dengan selalu memohon pertolongannya<em>…(31 Sebab Lemahnya Iman, Penerbit: Darul Haq, Husain Muhammad Syamir)</em></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/danon7.wordpress.com/55/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/danon7.wordpress.com/55/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/danon7.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/danon7.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/danon7.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/danon7.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/danon7.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/danon7.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/danon7.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/danon7.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/danon7.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/danon7.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danon7.wordpress.com&blog=4139147&post=55&subd=danon7&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danon7.wordpress.com/2008/08/03/penyebab-lemahnya-imankecendrungan-terhadap-apa-yang-telah-berlalu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e11e68fa6967016cd57741381f39d084?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dan_wil</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://danon7.files.wordpress.com/2008/08/waktu2.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>