<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Wil_Danon7's Weblog &#187; ahlak</title>
	<atom:link href="http://danon7.wordpress.com/tag/ahlak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://danon7.wordpress.com</link>
	<description>"Ikhlasuniyah, Tawadhu dan Sabar"</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Aug 2008 09:46:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='danon7.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/5186dc388c8b350a4e5953baec9b5639?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Wil_Danon7's Weblog &#187; ahlak</title>
		<link>http://danon7.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://danon7.wordpress.com/osd.xml" title="Wil_Danon7&#8217;s Weblog" />
		<item>
		<title>Penyebab Lemahnya Iman: &#8220;Banyak Tertawa&#8230;&#8221;</title>
		<link>http://danon7.wordpress.com/2008/08/15/penyebab-lemahnya-iman-banyak-tertawa/</link>
		<comments>http://danon7.wordpress.com/2008/08/15/penyebab-lemahnya-iman-banyak-tertawa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 09:25:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dan_wil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[ahlak]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab lemahnya iman]]></category>
		<category><![CDATA[tertawa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://danon7.wordpress.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Rasulullah SAW telah menerangkan kepada kita tentang bahaya banyak tertawa, yaitu dapat melenyapkan fungsi hati, dimana bisa berubah dari hidup menjadi mati.
 Rasulullah SAW bersabda:
“Janganlah engkau memperbanyak tawa, karena sesungguhnya banyak tertawa akan mematikan hati”
 yang dimaksud dengan mematikan hati adalah menjadikan hati lalai untuk mengingat Allah SWT dan lalai kepada kehidupan akhirat; apabila hati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danon7.wordpress.com&blog=4139147&post=76&subd=danon7&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://danon7.files.wordpress.com/2008/08/tawa.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-79" src="http://danon7.files.wordpress.com/2008/08/tawa.jpg?w=300&#038;h=274" alt="" width="300" height="274" /></a><span style="font-size:10pt;">Rasulullah SAW telah menerangkan kepada kita tentang bahaya banyak tertawa, yaitu dapat melenyapkan fungsi hati, dimana bisa berubah dari hidup menjadi mati.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"> Rasulullah SAW bersabda:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:10pt;">“Janganlah engkau memperbanyak tawa, karena sesungguhnya banyak tertawa akan mematikan hati”</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:10pt;"> </span></em><span style="font-size:10pt;">yang dimaksud dengan mematikan hati adalah menjadikan hati lalai untuk mengingat Allah SWT dan lalai kepada kehidupan akhirat; apabila hati manusia lalai dalam mengingat Allah SWT, maka sesungguhnya kematian lebih dekat kepadanya daripada kehidupan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-76"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"> Dibolehkan bagi seorang mukmin untuk tertawa dan bersenda gurau dengan sahabat-sahabatnya, sebab Rasulullah SAW pun bersenda gurau dengan sahabat-sahabat beliau, sebagai mana disebutkan dari Anas bin Malik bahwa Nabi SAW bersabda:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:10pt;">“Wahai yang memiliki dua telinga.”</span></em><span style="font-size:10pt;"> Ini adalah canda Rasulullah SAW kepada Anas ra.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"> Dan dari Anas ra bahwa Rasulullah SAW menyuruh kepada seorang pria untuk menunggangi anak unta, maka orang itu berkata: <em>“Apa yang akan saya perbuat terhadap anak unta betina ini?</em> </span><span style="font-size:10pt;" lang="FI">Lalu Rasulullah SAW bersabda: <em>“Bukankah unta betina itu akan melahirkan unta jantan”.</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"> Bagi orang-orang yang memperhatikan kehidupan Rasulullah SAW maka ia akan mengetahui apa yang ia cari bahwa Rasulullah SAW adalah pribadi yang suka senda gurau dan tawa. Akan tetapi beliau bukanlah pribadi yang banyak tertawanya sebagaimana yang diriwayatkan dari Jabir bin Samrah ra, ia berkata: <em>“Bahwa pada kedua betis Rasulullah SAW terdapat kehalusan dan bahwa beliau tidak tertawa kecuali tersenyum”.</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:10pt;"> </span></em><span style="font-size:10pt;">Rasulullah SAW dalam senda guraunya tidak berkata-kata kecuali kebenaran, sebab seorang mukmin perlu menghibur diri untuk mengusir kejenuhan dan untuk memperbaharui semangat, para sahabat Rasulullah SAW sering berkumpul hingga mereka saling tertawa dan senda gurau antara satu dengan yang lainnya. Sedangkan bersenda gurau yang berlebihan, melebihi batas yang diperlukan maka ini merupakan kesungguhan, dan hal ini memberi pengaruh besar terhadap perilakunya hingga kehidupannya berubah menjadi cemoohan terhadap dirinya sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"> Orang yang konsisten hendaknya bersikap serius dalam menghadapi perkara-perkara hidupnya, tahu waktu untuk bersenda gurau dan setiap sesuatu ia laksanakan sesuai dengan kebutuhan agar tidak berlebih-lebihan dan juga tidak melalaikan. Apabila seorang yang konsisten berbiasa untuk tertawa dan bersenda gurau maka hatinya pasti menjadi keras, sebagai akibatanya adalah bila dinasihati maka tidak akan berguna baginya nasihat itu di dalam kehidupannya, apabila diingatkan maka ita tidak pernah sadar karena hatinya terlanjur dipenuhi canda, gurau dan tawa, hingga menjadikannya lemah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"> Bahkan sebagian ada yang berlebihan dalam hal ini hingga senda gurau itu menjurus pada perbuatan dosa-dosa besar, menghina saudara-saudara muslim dan memperolok-olok mereka hanya untuk mendapatkan tawa dari teman-temannya lalu senda gurau itu berkembang pada perbuatan dusta untuk mendapatkan tawa dari khalayak. Rasulullah SAW bersabda: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:10pt;">“Celakalah bagi orang yang berbicara lalu berdusta agar orang lain tertawa, celakalah baginya dan celakalah baginya”.(HR Abu Daud, At-Tirmidzi dan Al-Hakim)</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:10pt;"> </span></em><span style="font-size:10pt;">Imam Al-Manawi dalam <em>kitab Faidh Al-Qadhir</em> berkata:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;">“Kalimat: <em>“Celakalah baginya”</em>, <em>Rasulullah SAW ulang-ulang hingga tiga kali, sebagai pernyataan besarnya azab orang itu, karena perbuatan semacam itu merupakan sumber dari perbuatan hina dan merupakan sumber dari segala perbuatan memalukan, maka jika perbuatan dusta itu dipadukan dengan perbuatan untuk memancing tawa manusia yang dapat mematikan hati dan menyebabkan manusia lupa akan dirinya serta dapat menyebabkan sikap kasar maka perbuatan itu adalah keburukan yang paling buruk”</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-size:10pt;"> </span></em><span style="font-size:10pt;">Maka sederhana bercanda adalah<span> </span>suatu perkara yang sangat penting khususnya dalam kehidupan manusia yang konsisten karena ia membutuhkan sikap serius dan karena jalan yang ia tempuh menuntut seperti itu<em>….(31 sebab lemahnya iman, Husain Muhammad Syamir, penerbit DARUL HAQ)</em></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/danon7.wordpress.com/76/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/danon7.wordpress.com/76/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/danon7.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/danon7.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/danon7.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/danon7.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/danon7.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/danon7.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/danon7.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/danon7.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/danon7.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/danon7.wordpress.com/76/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danon7.wordpress.com&blog=4139147&post=76&subd=danon7&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danon7.wordpress.com/2008/08/15/penyebab-lemahnya-iman-banyak-tertawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e11e68fa6967016cd57741381f39d084?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dan_wil</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://danon7.files.wordpress.com/2008/08/tawa.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Penyebab Lemahnya Iman: “Al-Futur yang Terus Menerus…”</title>
		<link>http://danon7.wordpress.com/2008/08/15/penyebab-lemahnya-iman-%e2%80%9cal-futur-yang-terus-menerus%e2%80%a6%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://danon7.wordpress.com/2008/08/15/penyebab-lemahnya-iman-%e2%80%9cal-futur-yang-terus-menerus%e2%80%a6%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 09:24:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dan_wil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[ahlak]]></category>
		<category><![CDATA[malas]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab lemahnya iman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://danon7.wordpress.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Al futur memilik dua arti, yaitu :
Pertama : “Terhenti setelah melakukan terus menerus dan berdiam setelah bergerak”.
Kedua : “ Malas (jemu) atau menunda-nunda, atau lamban setelah semangat dan bersungguh-sungguh.”.
 Dengan demikan Al-Futur ini terbagi menjadi dua, yaitu : malas dan terhenti. Malas akan selalu menimpa manusia dan kondisi menusia sudah pasit akan mengalami kemalasan, akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danon7.wordpress.com&blog=4139147&post=81&subd=danon7&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><a href="http://danon7.files.wordpress.com/2008/08/malas1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-82" src="http://danon7.files.wordpress.com/2008/08/malas1.jpg?w=300&#038;h=198" alt="" width="300" height="198" /></a><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Al futur memilik dua arti, yaitu :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Pertama : <em>“Terhenti setelah melakukan terus menerus dan berdiam setelah bergerak”.</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="SV">Kedua : <em>“ Malas (jemu) atau menunda-nunda, atau lamban setelah semangat dan bersungguh-sungguh.”.</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="SV"><span> </span>Dengan demikan Al-Futur ini terbagi menjadi dua, yaitu : malas dan terhenti. Malas akan selalu menimpa manusia dan kondisi menusia sudah pasit akan mengalami kemalasan, akan tetapi hai itu tidak selalu menyertai orang yang beriman, karena seorang mukmin tidak akan rela jika dirinya berdiam tanpa pekerjaan dan sesungguhnya Rasulullah SAW dalam doanya memohon perlindungan kepada Allah dari sikap malas, maka dalam doanya beliau bersabda :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="SV"><span> </span><em>“ Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari sifat lemah dan malas”.</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-81"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="SV"><span> </span>Sedang yang dimaksud dengan terhenti (tidak aktif) adalah terhentinya seseorang dari bekerja. Sikap future (rasa jemu dan jenuh)-lah yang sewaktu-waktu menimpa diri seorang yang ahli ibadah, karena sesungguhnya setiap pekerjaan (menimbulkan) kejenuhan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="SV"><span> </span>Rasulullah SAW bersabda : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="SV"><span> </span><em>“Sesungguhnya setiap pekerjaan itu memiliki masa semangat dan keseriusan, dan setiap semangat dan keseriusan itu memiliki batas waktu, maka barangsiapa yang batas waktunya pada sunnahku maka ia telah mendapatkan petunjuk dan barangsiapa yang kejenuhannya kepada selain itu maka ia telah binasa.”(HR. Ahmad)</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="SV"><span> </span>Hati manusia selalu memiliki keadaan maju dan mundur, ketika seseorang yang bersikap konsisten mengalami malas dan jemu (future) maka hal ini merupakan suatu alami dan biasa, akan tetapi bahaya besar akan terjadi, jika sikap malas dan jemu itu terus berkepanjangan, apalagi sampai taraf meninggalkan ibadah-ibadah wajib dan sunnah dan banyak meninggalkan ketaatan-ketaatan kepada Allah SAW, dan kondisi seperti ini dapat menyebabkan kelemahan dan kadang future meningkatkan sampai kepada taraf tidak aktif sama sekali. Ada beberapa factor yang dapat menyebabkan seseorang terlanda sifat future, antara lain :</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Berlebihan (ekstrim) dalam beragama</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Sikap ini merupakan suatu sikap tercela sebab agama adalah ringan dan mudah, semakin seseorang mempersulit agamanya maka akan dipersulit oleh agamanya. Agama ini kokoh dan kesederhanaan dalam menjalani kehidupan beragama adalah perlu karena kita adalah umat pertengahan (sederhana), yaitu umat yang penuh rahmat. Barangsiapa yang hendak mengetahui hal itu maka hendaknya ia membaca sejarah hidup manusia terbaik yaitu Nabi Muhammad SAW.</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="SV">Berlebihan dalam      melakukan hal-hal mubah.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="SV">Yaitu dalam hal makan, minum, berpakaian dan kendaraan, setiap kali manusia melampaui batas dalam melakukan suatu perbuatan mubah maka ia telah kehilangan nikmat ketaatan, karena orang yang melampaui batas dalam hal makan, minum, berpakaian dan kendaraan serta perbuatan mubah lainnya maka akan terserang wabah penyakit malas, dan ia merasa berat dalam melaksanakan ketaatan, dimana semua hal itu akan menyebabkan futur (lemah semangat). Berkata Syaqiq Al-Balkhi <em>:” Ibadah adalah pekerjaan, kedainya adalah khalwah (menyendiri) dan alatnya adalah rasa lapar.”</em></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="SV">Enggan hidup      berjama’ah dan lebih suka hidup menyendiri</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="SV">Sesungguhnya serigala akan memangsa domba yang menyendiri, setiap kali manusia hidup menyendiri dan meninggalkan saudara-saudaranya, maka ia akan mengalami futur karena sesungguhnya manusia lemah semangat bila hidup menyendiri dan penuh gairah bila hidup bersama saudara-saudaranya. Sesungguhnya perjalanan hidup ini berat, membutuhkan pembaharuan, semangat baru dan mengasah kemauan; dan hal ini tidak mungkin didapati manusia kecuali dengan hidup bersahabat serta berjamaah yang tulus. Jika seseorang yang bersikap konsisten terus menjauhi saudara-saudaranya maka dirinya tidak akan selamat dari keputus asaan, kepenatan dan kebosanan.</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Minimnya ketaatan</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Seperti jarang melaksanakan shalat wajib dengan berjamaah bersama kaum muslimin,<span> </span>malas melaksanakan shalat, tidak memperhatikan rukun dan syarat shalat, m enyia-nyiakan waktu dan menjauhi membaca Al-Qur’an. Sedangkan cara mengatasi semua hal itu adalah dengan melaksanakan kedua hal dibawah ini, yaitu : pertama : tidak berlebih-lebihan dan melampaui batas dalam beragama, dan kedua: meninggalkan perbuatan maksiat dan kemungkaran<em>….(31 sebab lemahnya iman, Husain Muhammad Syamir, penerbit: DARUL HAQ)</em></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/danon7.wordpress.com/81/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/danon7.wordpress.com/81/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/danon7.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/danon7.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/danon7.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/danon7.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/danon7.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/danon7.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/danon7.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/danon7.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/danon7.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/danon7.wordpress.com/81/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danon7.wordpress.com&blog=4139147&post=81&subd=danon7&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danon7.wordpress.com/2008/08/15/penyebab-lemahnya-iman-%e2%80%9cal-futur-yang-terus-menerus%e2%80%a6%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e11e68fa6967016cd57741381f39d084?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dan_wil</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://danon7.files.wordpress.com/2008/08/malas1.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>